Tampilkan postingan dengan label jatuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jatuh. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

Penumpang Pesawat Lion Nahas Minta Kejelasan Nasibnya

Denpasar - Penumpang pesawat Lion Air JT 960 yang jatuh di laut sebelum mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, resah karena nasibnya tak jelas. Para korban yang masih diungsikan di Posko Penumpang di Hotel Patra Jasa, Denpasar, mendesak pihak Lion Air segera memberi kepastian atas nasib mereka, termasuk barang-barang, asuransi, dan kepulangan ke rumah masing-masing. "Sampai sekarang pihak Lion Air belum memberikan kepastian soal ganti rugi barang-barang kami yang hilang dan asuransi. Begitu juga soal kepulangan kami," kata salah satu korban, Fauzan Ali Rasyid, Senin (15/4). "Janjinya dalam dua atau tiga hari kami akan diurus dan boleh pulang. Tapi sampai sekarang belum ada pembicaraan lagi." lanjutnya. Ali mengaku mendapat janji itu dari petugas Lion Air yang yang bertugas di Posko Penyelamatan Penumpang. Ia juga sempat berbicara dengan salah satu Manajer Lion Air, bernama Danil, dan minta merealisasikan janji itu. "Tapi sampai sekarang Danil tak muncul dan teleponnya dimatikan. Padahal dia yang tanggung jawab," tandasnya. Akibatnya, semua penumpang merasa sangat dirugikan karena barang pribadi yang hilang dan hancur bersama pesawat Lion Air nahas itu. Termasuk barang berharga milik Ali seperti handphone, blackberry, dan komputer jinjing yang berisi data pribadi dan pekerjaan. "Bagi kita ini soal pemenuhan hak. Saya sempat berpikir mau pulang sendiri, baru nanti saya tuntut Lion setelah saya di Bandung. Tapi saya pikir, kalau memaksakan pulang sendiri momentum menagih janji ini akan hilang," beber dia. Ali bercerita saat ini para korban masih berkumpul dan mencoba bertahan hingga ganti rugi diberikan.